Langsung ke konten utama

Auratmu wahai muslimah, jagalah !!!!1^_^




Saya ingin menuliskan ini, semoga bisa diambil hikmahnya
Ingat saat mentoring dengan adik-adik kelas X, seorang adikku bernama Eni belum menutup auratnya, dan tahukah kalian apa alasannya kenapa ia belum menutup aurat? Ia bercita-cita ingin menjadi Polwan. Yup...Polisi Wanita
Sebenarnya menurutku Eni adalah seorang yang hanif, ia lebih semangat untuk hadir di mentoring dibanding beberapa teman lainnya. Beberapa waktu lalu kuamati, ketika beberapa adikku mau shalat, dan berjamaah, Eni lah yang menjadi imam mereka (biasanya adik2 nih kalau untuk imam pada ogah2an ^^)
Waktu kudapati jawabannya atas pertanyaannku mengapa ia belum menutup aurat seperti teman-temannya, aku sungguh kaget, ternyata...sebuah cita-cita menghambat ia untuk melaksanakan suatu kewajiban dihadapan Rabb Nya, di atas kesadaran penuh, di atas pengetahuannya, dengan keyakinan dan  tanpa ragu untuk menjalani sesuatu yang jelas2 KELIRU
Pernah kusampaikan padanya
“De, apa kamu yakin bahwa nantinya kamu akan menjadi Polwan?
Ga nyesel, kalau ternyata ketika sudah ga menutup aurat, ga jadi Polwan juga
Siapa tahu kelak kamu memang ga jadi Polwan
Siapa tahu kamu besok malah jadi dosen, pinter, cantik, berjilbab rapi
Bukan jadi polwan yang ketika siang hari dan panas terik harus di jalan raya untuk menjalankan tugas
Bukan jadi Polwan yang menggunakan pakaian “kurang lebar”(ukuran saya berpakain loh ya) sehingga lekuk tubuhnya agak tampak (agak loh ya^^)
Coba, mau milih mana sekarang kalau antara jadi dosennya dengan jadi Polwannya ? ^^
Kita ga tahu lo de, gimana kita nantinya
Mau jadi apa kita nantinya, kenapa ga berusaha dari sekarang saja berjilbabnya
Dekati Allah, rayu Alah dengan usaha2 kita berjalan ke arah kebaikan
Pasti akan Allah tunjukkan jalan terbaiknya untuk kita
Yang lebih dekat dengan Ridha Nya,
Apa lagi sih yang kita cari, selain Ridha Nya, iya kan?

Sampai saat ini adikku ini belum juga berjilbab ^^ semoga nanti segera secepatnya
Liburan semester gasal ini aku kasih tugas ke mereka, peserta mentoring, untuk mengumpulkan artikel tentang adab muslimah dalam menutup aurat, beserta gambarnya juga ^^ biar lebih ngerti untuk mereka, mana saja aurat wanita yang sebenernya Allah perintahkan untuk tidak boleh ditampakkan pada mereka yang bukan muhrimnya, semoga nantinya akan membuat semuanya menjadi lebih baik lagi cara menjaga auratnya ^^
aamiin



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Cara Hidupmu, Begitulah Nanti Cara Matimu Bagaimana Kondisi Matimu, Seperti Itu Pula Kamu Dibangkitkan Dari Kuburmu

Catatan khutbah Ust Bachtiar Nasir yang saya download ini untuk saya sendiri sangat nampol , rasanya seperti ditampar oleh sebuah kebenaran. Bagaimana tidak kita sering sekali lalai bahwa kita begitu dekat dengan kematian, bagaimana jika saat itu datang dan kita berada dalam kemaksiatan, kita berada dalam ketidak taatan kita pada Allah, kita masih terbelenggu oleh kebiasaan kebiasaan kita melalaikan waktu, dalam keingkaran kita pada semua nikmatnya, nikmat kesehatan, nikmat penglihatan, nikmat – nikmatnya yang tak terbilang, astaghfirullah Kematian itu tidak mengenal usia teman Kematian itu sama dengan rezeki, bukan dikejar, bukan dicari, kematian itu mendatangi kita Bertaqwalah pada Allah  dengan taqwa yang sesungguhnya JANGAN SAMBIL LALU Dunia ini penuh dengan tipu daya Kalau kita tidak bersungguh sungguh menjual diri pada Allah artinya kita telah menjual diri pada sesuatu yang semu Manusia di dunia ini pada umumnya mencari krhidupan yang semu, dan lari...

Sosial media ya untuk bersosialisasi .....dong

Bismillahirrahmanirrahim Bismillahirrahmanirrahim Lama sekali nggak ngisi blog nih, mau nulis unek2 aja nih.  Hari Sabtu lalu saya pergi ke dokter gigi, klinik milik teman SMA saya namanya F, tapi saya minta ke teman saya yang lain D untuk menangani gigi saya di kliniknya F, D memang praktek di sana juga  Setelah selesai, mengobrolah saya dengan F, rumah tinggal F di lantai 2 lantai 1 digunakan sebagai klinik dental dan skin care  F ,, yang sebelumnya pernah mengajak saya untuk mengaji salafi, by phone kita ngobrol, ternyata memang sudah sering mengikuti kajian salafi dan makanya dia mengajak saya  Beberapa hal memang tidak pas dengan 'hati' saya,. , , gmn ya... Kalau kita merasa nyaman dan klik kita pasti akan mengikuti begitu saja ....hati ini berkata "Iya ini... gitu" Tapi untuk salafi contohnya, kata F .. sebenarnya Kalau kajian juga tidak boleh itu video video gambar orang, Kalau kajian juga harus hanya suara..gt katanya...yang sesuai syariat... Karena gambar ya...

RENCANA ALLAH SELALU LEBIH BAIK

Saat itu Halimah ditemani oleh suaminya yaitu Harits bin Abdul Uzza untuk mencari anak susuan. Dengan harapan nantinya ia akan mendapatkan upah dari orang tua anak yang disusui. Kendaraannya adalah seekor keledai yang sudah tua dan kakinya terluka, hingga lambat untuk berjalan. Disamping itu ia juga membawa unta yang kurus dan juga tua, serta beberapa kambing yang kurus dan tidak menghasilkan susu. Karena memang saat itu sedang terjadi kemarau panjang. Sesampainya di Makkah, mereka berpencar dan mencari bayi untuk disusui. Tidaklah semua orang melewati Muhammad (yang saat itu baru berusia satu pekan) kecuali mereka hanya sekedar melewati. Karena tahu bahwa Muhammad kecil adalah anak yatim, tidak punya ayah, lalu siapa yang akan membayar mereka. Begitulah yang terpikir oleh mereka. Termasuk juga Halimah yang ketika itu sudah ditawari untuk menyusui Muhammad namun ia juga menolak dan melewatinya. Waktu mulai beranjak gelap dan semua rombangan Bani Sa'ad sudah mendapatkan seorang bayi...