Langsung ke konten utama

bisa apa?


Beberapa hari ini sedang perawatan gigi, PSA (Perawatan Saluran Akar)
Di gigi geraham yang memang sekarang lubangnya dah sampai pulpa
PSA sudah jalan beberapa pekan, semenjak pulang dari jogja dan gigi mengalami abses (lokal di gusi  gigi tersebut)
obat yang dimasukkan dalam gigi, dan begitu banyak antibiotik dkk nya yg diminum nampaknya tidak begitu berpengaruh. tetap saja, gigi masih terasa sakit -___-"


Berkali-kali melafalkan do'a dengan segenap perasaan pasrah dan harapan (memang seharusnya begini setiap kita berdo'a)
 ------------------------------------------------------
Allahumma rabbannasi adzhibil ba'sa isyfi anta syaafii laa syifaa-a illa syifaauka syifaa-an laa yughadiru saqaman

Y a Allah Tuhan Penguasa manusia, lenyapkanlah penyakit ini, sembuhkanlah ia
Hanya Engkaulah yang dapat menyembuhkannya
Tiada kesembuhan kecuali hanya kesembuhan dari MU
Yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit apapun

  ------------------------------------------------------

Saat merasakan sakit, benar2 yang timbul adalah perasaan pasrah kepada Allah, hanya butuh kepada Allah 
Tidak  butuh selain Allah
Yang menjadikan sakit ini Allah
Sangat mudah bagi Allah jika ingin menyembuhkannya
Bisa apa manusia, selain berharap hanya pada Allah
Tak ada daya, kalau dalam Fisika daya ini kemampuan melakukan usaha
Bisa apa manusia?




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSPIRASI DARI KISAH BOLU PISANG DAN ES KRIM PART 3

 "Ma, tadi yang juara 1 Dika, tetangga kita yang di ujung itu." lapor putra sulungnya.  "Bagus dong, les dimana dia?"  "Gak les kok, Ma. Orang dia miskin kok."  "Hey, gak boleh menghina orang lain." Bu Tia melotot pada putranya.  "Gak menghina kok. Kenyataan emang dia miskin. Kasihan deh Ma, masa kan ibunya janji mau beliin dia es krim kalau ranking satu eh pas dia ranking malah ibunya bilang tunggu ada uang. Kasihan banget Dika ya , Ma. Mana kalau di sekolah dia suka mandang jajanan temannya kayak ngeiler gitu tapi pas dikasih dia nolak. Malu mungkin ya, Ma." Fahri bercerita panjang lebar.  Bu Tia terdiam.  Ya Allah mengapa ia tak tahu? Selama ini, ia aktif ikut kegiatan sosial, mengunjungi panti asuhan ini dan itu. Namun ia abai akan keadaan di sekitar.  "Ma, bolunya gak ada rasa, kurang enak," ucap Fachri membuyarkan lamunannya.  "Sengaja, makannya bukan gitu. Tapi kamu oles mentega dan taburi meses atau kamu oles sela...
4 PRINSIP MEMBANGUN KELUARGA QUR'AN DARI SOSOK YANG ISTIMEWA Tak bisa tertahan lagi air mata di sudut mata ini, membaca status ustadz kami. Tentang wafatnya ayahanda beliau, ustadz kami, Ustadz Mutammimul Ula. Beliau telah menuntaskan tugasnya untuk untuk mengepalai salah satu keluarga Qur'an, keluarga dakwah, terbaik yg pernah saya temui. "Sayangi beliau yaa Rabb.. Berikanlah tempat tertinggi untuk beliau di sisi-Mu.." Saya jadi ingat video istri beliau Ustadzah Wirianingsih disini https://youtu.be/qbNBQNpRar4 , yg menceritakan apa-apa saja prinsip dasar keluarga dahsyat tersebut dapat dibangun, antara lain: Menyandarkan Diri kepada Allah Kerjasama dgn Pasangan Buat Peta Kurikulum dan Target Pendidikan Anak, lalu Evaluasi Berdoa agar Istiqomah Izin saya tuliskan disini dgn beberapa elaborasi yg saya maknai dari penjelasan beliau. Semoga tulisan sederhana ini dapat menjadi tambahan amal jariyah bagi almarhum Ustadz Tammim dan keluarga. --- PRINSIP 1 ...

Ketika Al Quran Menyentuh Hati

Seorang ulama berkata “Apabila engkau melihat pada dirimu, bahwa setiap kali engkau membaca al-Qur’an bertambah pula imanmu, maka itu salah satu tanda taufiq (dari Allah). Namun apabila engkau membaca Al Quran namun tidak berpengaruh pada dirimu, maka kamu harus segera mengobati dirimu. Aku tidak mengatakan pergilah kamu ke Rumah Sakit, untuk mendapatkan satu dosis obat, cairan, atau lainnya. Namun engkau harus terus menerus mengobati hati. Karena hati yang tidak bisa mengambil manfaat dan nasehat dari al-Qur’an, maka itu adalah hati yang keras dan sakit" And ..look the video when the #Quran goes further than just the tongue and touches to Heart. Could it touch your heart? https://t.co/t3dJcnh1jq