Langsung ke konten utama

Pos

Hidup manusia seperti sebuah buku

Hidup manusia itu seperti sebuah buku Front cover adalah tanggal lahir, back cover adalah tanggal pulang Tiap lembarnya adalah tiap-tiap hari dalam hidup kita Ada buku yang tebal, ada pula yang tipis Ada buku yang menarik dibaca, ada yang tidak sama sekali                                              Sekali menulis, tidak akan pernah berhenti sampai selesai Yang hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya Selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih , baru dan tiada cacat 
Sama dengan hidup kita Seburuk apapun kemarin, Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita ...kesempatan yang baru untuk bisa melakukan sesuatu yang benar setiap harinya
...memperbaiki kesalahan dan melanjutkan akhir cerita yang sudah ditetapkan-Nya
Pos terbaru

Bagaimana Cara Hidupmu, Begitulah Nanti Cara Matimu Bagaimana Kondisi Matimu, Seperti Itu Pula Kamu Dibangkitkan Dari Kuburmu

Catatan khutbah Ust Bachtiar Nasir yang saya download ini untuk saya sendiri sangat nampol , rasanya seperti ditampar oleh sebuah kebenaran. Bagaimana tidak kita sering sekali lalai bahwa kita begitu dekat dengan kematian, bagaimana jika saat itu datang dan kita berada dalam kemaksiatan, kita berada dalam ketidak taatan kita pada Allah, kita masih terbelenggu oleh kebiasaan kebiasaan kita melalaikan waktu, dalam keingkaran kita pada semua nikmatnya, nikmat kesehatan, nikmat penglihatan, nikmat – nikmatnya yang tak terbilang, astaghfirullah
Kematian itu tidak mengenal usia teman Kematian itu sama dengan rezeki, bukan dikejar, bukan dicari, kematian itu mendatangi kita
Bertaqwalah pada Allah  dengan taqwa yang sesungguhnya JANGAN SAMBIL LALU Dunia ini penuh dengan tipu daya Kalau kita tidak bersungguh sungguh menjual diri pada Allah artinya kita telah menjual diri pada sesuatu yang semu
Manusia di dunia ini pada umumnya mencari krhidupan yang semu, dan lari dari kematian Sedangkan para mujahid…

JIKA HAFAL AL-QUR'AN ADALAH KENDARAAN

Punya hafalan Al-Qur'an ibarat punya kendaraan dengan level-levelnya. 1. Punya 1 juz ibarat punya sepeda.
2. Punya 5 juz ibarat punya motor
3. Punya 10 juz ibarat punya mobil
4. Punya 20 juz ibarat Kereta Api
5. Punya 30 juz ibarat punya pesawat. (Yang tinggal di kepulauan mungkin bisa mengganti kendaraan darat dengan kendaraan laut) Setiap level mempunyai tingkat kenyamanan, kecepatan, dan fasilitas yang berbeda. Yaitu antara yang murah, sedang, dan mahal. Juga, setiap level mempunyai tempat, jalan, situasi, kondisi, dan waktu penggunaan yang khusus. Perjalanan ke warung dekat rumah tidak mungkin memakai pesawat, sebagaimana ngimamin shalat zhuhur tidak mungkin membaca 30 juz. Sejauh-jauhnya juga paling sejarak sepeda. Yang hafal 30 juz, secara otomatis sudah hafal semua juz. Ibaratnya, selain punya pesawat, juga punya kereta, mobil, motor, dan sepedah. Tidak sebaliknya. Yang hafal 1 juz, tentunya hanya punya sepeda, belum punya motor. Yang hafal 5 juz berarti sudah punya sepeda juga punya…

Hikmah sore ini

Hikmah sore ini

Pernah ga kalian sakit yg lumayan lamaaa hingga mulut kalian rasanya tuh pahit,  pokoknya ga kepengen tuh makan,  jangankan makan,  minum aja yg tawar kayak air putih,, di mulut rasanya pahit😑😑
Padahal makanan menjadi sumber energi untuk tubuh kita,  untuk fisik kita agar cepat kembali sehat,  semakin ga mau makan semakin ga sembuh sembuh, 
tapi bener deh,  mulut rasanya pahiiit banget,  males bangwt untuk makan,  ga enak😯😯


Hal ini senada dengan keadaan iman kita yg sakit
 Tilawah rasanya beraat,  karena hati ga bisa ngerasain enaknya tilawah
seperti mulut kita yang pahit dan ga bisa ngerasain enaknya sate,  segernya makan sop,  nikmatnya nasi goreng spesial yg di buatkan suami,  atau dibuatkan Ibu yg dengan penuh cinta merawat kita yg sedang sakit
Shalat ga pake berlama2,  yang sunnah tak tertunaikan,  yang wajib tak berkualitas
interaksi dengan Al Quran semakin jarang,  hafalanpun tak pernah dimulai2
Padahal ibadah ibadah itu layaknya makanan bagi raga,  ia menj…

Beautiful dua

📗Bismillahirrahmanirrahim

Setiap selesai tilawah selalu gw baca doa ini
(kecuali lupa dn itu jaranggg bgt lupanya)
Sebuah doa yg sangat indah
🌿Doa ingin sll py keterikatan dg AlQuran
🌿Doa agar Al Quran menjadi sahabat dlm suka duka
🌿Doa agar Al Quran dapat menjadi penuntun jalan kita hingga sampai di tempat terindah tujuan kita #jannah

Doa ini saya dapatkan ketika menyimak kajian Ust Syatori Abdur Rouf, pimpinan ponpes darush shalihat Pogung Yogyakarta


Allahummaj'al Qur'aanal 'adhiima robbi'a quluubinaa
Wa nnuro suduurinaa
Wa jalaa a ahzaaninaa
Wa dzahaaba humuuminaa wa ghumuuminaa
Wa saa-i-qonaa wa daliilanaa ilayka
Wa ilaa jannaatika jannaatin -na'im

Ya Allah jadikanlah Qur'aan yang Agung
musim semi di hati kami
cahaya di hati kami
penawar duka kami
penghapus gundah gulana kami
dan membawa serta menuntun kami menuju jalan-MU
ahad 23032015

bukan hal yg biasa gw lihat mmg.. nonton acara yg dibawain oleh presenter indra herlambang..

indra herlambang saat itu berulang tahun jd kru acara bikin kejutan buat Host nya..

ada ibu nya datang ke studio😊..

dr acara itu gw bs lihat indra tuh seorang yg sangat cinta dan dekeeet sm ibu
diceritakan oleh ibu bahwa indra kuliah S1 desain grafis ITB, (pasti dia pinter ya krn masuk ITB)., ibunya cerita waktu indera jd penyiar radio sang ayah melarang.. tp si Ibu kok melihat apa yg disampaikan indera di radio bagus, dan bermanfaat, jdlah ibu membujuk ayah utk membolehkan indera agar pengetahuan nya bertambah di sana,
suatu hari indera hendak pergi, ia tak berpamitan dg ayah,, siapa yg menyangka bahwa itu adalah pertemuan terakhir, krn sang ayah rupanya telah "berpulang".. dia pun sangaaat kehilangan.

skrg indera yg cerita..

ternyata ia biasanya selalu pamit pada ayah ke manapun dia pergi,, dia selalu akan mencari ayah utk berpamitan, dan saat berpamita…