Langsung ke konten utama

cinta lagi..lagi lagi tentang cinta


untuk yang memang sedang jatuh cinta kalau bahas semua yang kaitannya sama cinta rasanya ga bosen2 >,<
rasanya menikmati perasaan itu, tapi sebenernya akan lebih tepat kalau dibilang ga enak. Sekali lagi, jatuh cinta sebelum masanya itu tidak enak, jadi jangan dicoba ya
yang ada perasaan tersiksa sama cinta itu, mending jatuh cinta sama Allah..Allah lagi, lagi lagi dan lagi sama Allah
dengerin nasyid ini (Maidany - Jangan Jatuh Cinta Tapi Bangun Cinta) seperti mendengar nasihat buat diri, bahwa perasaan "ga bener itu" sebenernya hanya permainan nafsu, dan sesungguhnya kita tertipu

Puisi Pembuka:
Kawan, suatu ketika mungkin kita pernah jatuh hati. Memendam rasa. Atau suka pada seseorang yang kita kagumi. Namun banyak sekali yang salah mengekspresikan cinta hingga ia terperdaya dengan cintanya. marilah kita alihkan energi cinta kita bukan untuk melihat. Bukan hanya untuk memikirkan bahwa hanya dirinyalah yang terbaik bagi kita. Namun untuk mempersiapkan. Sehingga jika suatu saat kelak Allah telah berikan kepada kita satu yang tepat untuk diri kita, kita akan komitmen dengan dirinya.
Sahabatku, para pecinta sejati bukanlah ia yang mengumbar-umbar pesona cintanya. Namun para pecinta adalah ia yang siap komitmen memberikan cintanya hanya untuk yang halal bagi dirinya.
Saudaraku, mari kita bangun cinta hingga cinta kekal sampai surga... 
Di sini pernah ada rasa simpati
Di sini pernah ada rasa menggagumi
Rasa ingin memilikimu
Memasukkanmu ke dalam hati ini
Menjadi penghuni...

Mencoba berlindung di balik fitrahnya hati
Untuk mencari pembenaran diri...
Namun Ternyata semua hanya permainan nafsu

Untuk memburu cinta yang semu
Aku Tertipu...

Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan
Bukan cinta yang pernah ku tanam 2 x

Aku ingin rasa cinta ini
Masih menjadi cinta perawan
Cinta yang hanya aku berikan
Saat ijab qabul telah tertunaikan 2 x 

Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan
Bukan cinta yang ku tanam 5 x


Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSPIRASI DARI KISAH BOLU PISANG DAN ES KRIM PART 3

 "Ma, tadi yang juara 1 Dika, tetangga kita yang di ujung itu." lapor putra sulungnya.  "Bagus dong, les dimana dia?"  "Gak les kok, Ma. Orang dia miskin kok."  "Hey, gak boleh menghina orang lain." Bu Tia melotot pada putranya.  "Gak menghina kok. Kenyataan emang dia miskin. Kasihan deh Ma, masa kan ibunya janji mau beliin dia es krim kalau ranking satu eh pas dia ranking malah ibunya bilang tunggu ada uang. Kasihan banget Dika ya , Ma. Mana kalau di sekolah dia suka mandang jajanan temannya kayak ngeiler gitu tapi pas dikasih dia nolak. Malu mungkin ya, Ma." Fahri bercerita panjang lebar.  Bu Tia terdiam.  Ya Allah mengapa ia tak tahu? Selama ini, ia aktif ikut kegiatan sosial, mengunjungi panti asuhan ini dan itu. Namun ia abai akan keadaan di sekitar.  "Ma, bolunya gak ada rasa, kurang enak," ucap Fachri membuyarkan lamunannya.  "Sengaja, makannya bukan gitu. Tapi kamu oles mentega dan taburi meses atau kamu oles sela...

alhamdulillah

bertemu dengan orang-orang yang baik , lewat dunia nyata maupun maya banyak membuka mataku bahwa kondisi imanku masih jauh sekali dibandingkan mereka alhamdulillah aq dipertemukan Nya dengan mereka, dan sekarang lewat dunia mayapun aku bertemu dengan orang-orang baik itu lagi, semakin banyak ...semakin banyak saja mereka, sungguh luar biasa, aq tidak mengenal mereka, tapi aq bisa belajar dari mereka, , apa yang mereka tulis dan bagikan  sangat mampu mengubah orang lain, pastilah mereka menuliskannya dari hati, karena apa-apa yang berasal dari hati akan sampai ke hati :) aq jadi ingat tentang surat dari adikku yang disertakan bersama hadiah sebuah jam tangan saat ulang tahunku ke 29 kemarin, aq lupa meletakannya dan sekarang merasa sangat kehilangan surat itu. surat berisi tulisan hatinya sebanyak 2 lembar bolak-balik itu sangat berharga untukku, karena pasti ia menulikannya sepenuh perasaan ^_^. semoga aq bisa menemukan kembali kemudaian menuliskannya lain ...

INSPIRASI DARI KISAH BOLU PISANG DAN ES KRIM PART 2

 ( Ya Allah Mbak, maaf ya aku lupa. Ini suami berubah pikiran, awalnya dia bilang berangkat habis Zuhur eh tahunya jam sepuluh udah mau buru-buru. Jadi gak sempat kasih kabar. Mbak, jual bolunya sama orang lain saja ya, aku udah otw ke kampung. )  Aku langsung terduduk lemas. Ya Allah, ya Allah, ya Allah. Apalagi ini? Aku tak meminta banyak ya Allah, hanya es krim saja.  Peluhku yang sudah sejak tadi mengucur, kini bercampur dengan air mata.  Siapa yang ingin membeli bolu pisang tanpa gula dengan rasa manis yang alakadarnya?  Ya Allah, berkali aku menyeka air mata yang terus membasahi wajah.  Sulungku berhenti merengek, ia langsung diam melihat air mataku. Lama ia menatapku iba. Kedua netranya mulai berkaca. Tak tega hati ini melihatnya. Ia hanya ingin es krim seharga 5000 ya Allah. " Dika gak akan minta es krim lagi Bu, tapi ibu jangan nangis . " Dika kecilku berkata dengan suara yang bergetar. Sepertinya ia pun menahan tangis.  " Kita pulang, Nak, " ...