Langsung ke konten utama

Mbak utiii


Bulek uti itu nama sepupu bapak, eh kok manggilnya ditulis mbak utiii,,,ga thu deh memang seluruh Indonesia manggilnya begitu, dari kecil sejak dulu kita tinggal di palembang, semua manggil dengan mbak uti ^^ tapi sekarang sdh kuganti dengan yang benar BULIK...hehe
Beliau tinggal di palembang, punya anak 4, hendra, hendrik, resi, dan salsa
Bulek uti sudah 3 bulan ga pulang ke palembang, dan 1 bulan ini di purworejo
Lamaaa banget >,< kasihan
Soalnya dia harus menemani hendra (endra armada) berobat di purworejo
Hendra yang notabene bassis group band armada ini sdh 2 tahun sakit
Dulu awalnya tipes, tapi kemudian menurut dokter virus menyerang selaput otaknya melalui sumsum tulang belakang, dan dokter memvonisnya kemungkinan hidup hanya 10 %, jadilah dia harus berobat sana-sini, menelan obat yang (kalau kata bulek obatnya se-tas ^^), harus bolak-balik di suntik juga :"(..
Tidak cukup satu rumah sakit, dia harus pindah2 rumah sakit, dari yang palembang, bandung, jakarta, dengan biaya yang tidak sedikit. Diceritakan bulek bahwa untuk 1 malam biaya bisa 3 - 5 juta
Ya Alllahhh....  (semoga Allah berikan kesembuhan buatmu Hen)

Dari mana uangnya? Alhamdulilllah walau tidak manggung bersama armada, mereka teman2 di armada begitu baiknya, management armada ternyata bagus ^^, jadi hendra ini ternyata tetap menjadi bassis armada, sedangkan selama dia sakit, bass digantikan oleh bekas bass nya the virgin, nah penggantinya ini tetep digaji oleh hendra, dari sekian persen gajinya sebagai anggota armada, jadi ia tetep punya uang untuk anak isterinya (isterinya ini kata bulik mdpt 15 juta/bulan)dan untuk pengobatannya yang sedang banyak sekali mebutuhkan biaya ..alhamdulillah
Tapi sekarang untuk pengobatan dilakukan di porworejo, hendra tinggalin semua obat-obat dari dokter yang justru sebenernya obat2an itu bikin badan ga sehat, karena obat itu racun bagi tubuh. Ada dokter di purworejo, yang dokter ini justru ga ngasih obat, justru hanya vitamin saraf saja, alhamdulillah kondisi hendra jauh lebih baik sekarang.


Bulek banyak cerita,,
Bulek cerita bapaknya hendra (suaminya) pernah ketembak di kepala *kaget saya dengernya*
Tapi sekarang sudah bs bekerja kembali, sudah sehat
Nah, saat bulik nungguin suami di rumah sakit itu katanya bulek belum punya uang untuk biaya rumah sakitnya
Waktu itu, kebetulan masuk yang bangsal2 rumah sakit yang ekonomi (kebetulan adanya), di samping bed suaminya ada seorang ibu yang sedang nungguin suaminya jg yg sdh mulai sehat, bulik nanya.."kenapa belum belum pulang bu"
Jawabnya "kalau pulang juga, kontrakan saya sebenernya sdh nunggak belum dibayar"
Bulik nanya "berapa ?"
Jawabnya : "tigaratus ribu, selama 3 bulan" pikir bulik tiga bulan saja 300 berarti  ini kontrakan yang bulanannya hanya 100, ibu ini termasuk orang gapunya sekali
Tanpa pikir panjang dibukalah amplop2 dari temen2nya yang jenguk tadi semua , lalu diberikan uang sejumlah tigaratus, ibu itu yang dibantu hampir tidak percaya, tapi bulik meyakinkan bahwa ambil saja uang ini
Beberapa saat kemudian ada telp menanyakan kabar suami bulik " ibu, bagaimana kabar pak budi, ini saya ada titipan dari bapak saya, maaf tidak sempat jenguk"...masyaAllah ternyata uang sebanyak 6 juta
Bulek bilang katanya sehari itu bisa total 16 juta ia dapatkan. Hanya dr memberi 300 ribu, dan Allah brikan jauh lebih banyak dan kontan
....#bulik cerita sudah dengan air mata hampi menetes#

Kata bulik,,,
*)yun, kalau doa itu yang pertama adalah kita mohon ampun  dulu atas dosa-dosa kita
Kalau doa belum diberi2 salah satunya itu mungkin karena begitu banyak dosa kita sehingga dan kita belum mintakan ampun, sehingga Allah tak kunjung kabulkan apa yang kita minta
 
*)dengan segala ujian Allah yang bulik dapat, bulik termasuk sosok yang tegar
Bulik berpesan, segala ujian ini membuat kita dekat dengan Allah,,jadi terus bangun malam, teruss...tiap malam shalat tahujud. Semakin sering shalat malam, masalah/ujian terus akan datang,,tapi Allah akan bantu, tilawah juga ga terasa lagi, tahu2 sudah khatam saja....begitu kata beliau

*) pesannya juga bahwa SETIAP LANGKAH KAKI HARUS KARENA ALLAH,
Setiap langkah ...kita punya satu tujuan yaitu ridho Allah saja
^^ Saat itu bapak mau kminum obat, bulikpun berpesan
Paklek, paklek minum obat juga jangan karena mau sembuh tapi KARENA ALLAH
Minum obat buat ibadah, nanti Allah yang kasih sembuh..ga boleh karena mau sembuh minum obat (bener jg, ntar bs2 hati bergantung sama obat untuk sembuhnya, bukan karena Allah :))

Katanya lagi...yang ini gw ngamini banget bulek utiiii ^o^
Yuni, tahu  kenapa jodohnya lama,
Insya Allah ya yun, Allah itu kasih yang terbaik buat yuni
Sekarang sedang diuji...yang sabar, banyak mendekatkan diri pada Allah, banyak berdoa, memperbaiki diri
insyaAllah..saatnya nanti datang, dapatlah yang terbaik
Aamiin bulik....jazakillah khairan untuk silaturahimnya
Semoga kita sekeluarga terus dijaga untuk selalu ada pada jalan yang haq/ benar
Dapat meluruskan niat tiap amal kita hanya untuk Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal-hal yang mengotori hati  

Bismillahirrahmanirrahim #catatan kajian bersama Aa Gym#

Kita selalu menjaga agar baju yang kita pakai tdk kotor, agar sandal sepatu kita tidak kotor, atau motor/mobil jangan sampai kotor atau ada lecetnya Apa yang terjadi jika setelah makan ada kotoran yang mengenai jilbab/ baju kita, dan setelah bercermin ternyata noda tersebut besar adanya. Mestinya kita akan malu jika pakaian/jilbab dg kotoran yang tampak itu tetap kita pakai betemu dengan rekan-rekan kita, kita ingin menggantinya dengan yang bersih Begitu juga dengan kendaaraan kita jika ada lecet terserempet maka kita akan segera membawanya ke bengkel, meskipun mungkin lecet yang tidak seberapa , tapi tidak begitu dengan hati Kita mungkin jarang dengan begitu sungguh sungguh menjaga agar hati kita tdk kotor, agar ia tetap menjadi hati yang bersih agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kita seperti tidak menyadari ketika kita lalai dari Allah, dengan dosa berarti kita mebuat satu luka di hti yang mungkin dengan luka itu membuat…

Bagaimana Cara Hidupmu, Begitulah Nanti Cara Matimu Bagaimana Kondisi Matimu, Seperti Itu Pula Kamu Dibangkitkan Dari Kuburmu

Catatan khutbah Ust Bachtiar Nasir yang saya download ini untuk saya sendiri sangat nampol , rasanya seperti ditampar oleh sebuah kebenaran. Bagaimana tidak kita sering sekali lalai bahwa kita begitu dekat dengan kematian, bagaimana jika saat itu datang dan kita berada dalam kemaksiatan, kita berada dalam ketidak taatan kita pada Allah, kita masih terbelenggu oleh kebiasaan kebiasaan kita melalaikan waktu, dalam keingkaran kita pada semua nikmatnya, nikmat kesehatan, nikmat penglihatan, nikmat – nikmatnya yang tak terbilang, astaghfirullah
Kematian itu tidak mengenal usia teman Kematian itu sama dengan rezeki, bukan dikejar, bukan dicari, kematian itu mendatangi kita
Bertaqwalah pada Allah  dengan taqwa yang sesungguhnya JANGAN SAMBIL LALU Dunia ini penuh dengan tipu daya Kalau kita tidak bersungguh sungguh menjual diri pada Allah artinya kita telah menjual diri pada sesuatu yang semu
Manusia di dunia ini pada umumnya mencari krhidupan yang semu, dan lari dari kematian Sedangkan para mujahid…
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ 
Doa yang biasa saya baca ketika akan Qiyamul lail


Allahumma Rabba Jibriila wa Mikaaiila wa Israafiila Faathiros-samawaati wal ardhi ‘aalimal-ghaibi wasy-syahaadati anta tahkumu baina ‘ibaadika fiima kaanuu fiihi yakhtalifuuna ihdinii limakhtulifa fiihi minal-haqqi bi-idznika innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraatim-mustaqiim
“Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi.Wahai Rabb yang mengetahui hal-hal yang ghaib dan nyata. Engkau yang menghukumi (memutuskan) di antara hamba-hambaMu dalam perkara yang mereka perselisihkan. Tunjukkanlah aku, dengan seizinMu, pada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau menunjukkan jalan yang lurus bagi orang-orang yang Engkau kehendaki.”)(HR Muslim  1289)
karena sebagai manusia saya merasa bodoh bodoh di hadapan ilmunya yang sangat kaya, yang tak habis jika 7 lautan sesudah keringnya sebagai tinta dan pohon-pohon sebagai pena (QS ; 31 : 27)
bodoh kare…