Langsung ke konten utama

Tafsir Al Qur'an surat An Nisa #part 1

KRPH Masjid Mardliyah

Ustad sholihun mengingatkan jika sebelum kajian dimulai masih ada dari peserta yang merasakan kegelisahan dalam diri,atau kegundahan hati ,atau juga  jika masih ada kekhawatiran yang menjadkan kita  blm tenang, maka berdo'alah ...Allahumma innn a'udzubika minal hammi wal khasan, Ya Allah aku berlindung dari rasa sedih dan gelisah....... (al matsurat)

Kenapa tidak boleh ada  gelisah/tidak tenang, ,,,karena yang akan dipelajari adalah Al Qur'an surat An-Nisa
karena QS AN NISA itu --->> memberikan kegembiraan
Dan ketika berkumpul mempelajari ayat2 Allah dalam majelis ilmu, maka ada malaikat menyaksikan dan mendoakan, dan rahmat Allah pun datang,  Allah kemudian membanggakan mereka, mereka mendapatkan sakinah/ketenangan, majelis itu Allah sebut juga sebagai taman surga---> halaqah dzikir

QS An Nisa : termasuk dr 7 surat yang panjang, surat yang panjang ini yang jumlahnya di atas 200 an ayat
Termasuk juga surat madaniyah : diturunkan setelah Rasulullah hijrah
Jadi ada yang menyebutkan surat-surat yang diturunkan setelah Rasulullah hijrah (walaupun saat itu Rasulullah berada di Mekkah) di sebut surat Madaniyah, contohnya surat QS An-Nasr 1-3
Karakterisitik surat madaniyah : Fokus pd pembangunan stuktur  sosial masyarakat bukan pembangunan pribadi
Sedangkan surat makiyah lebih ke pembangunan pribadi  (keimanan, aqidah, akhlaq dll)

Pokok-pokok isi Al Qur'an surat An-Nisa
  1. Masalah aqidah dan tauhid
Jika suatu masyarakat menyekutukuan Allah dan Rasulnya maka tdk akan mendapatkan ketenangan.
  1. Ahkar/hukum2
diantaranya masalah perwalian, hukum waris, zakat, jihad
  1. Kisah-kisah
Terdapat kisah Nabi musa dan para pengikut, kisah orang baik, kisah orang buruk,kisah orang-orang  kafir
7an Allah menceritakan kisah-kisah tersebut dijelaskan di akhir surat yusuf : sungguh pd cerita mereka itu ada ibroh, spy manusia bs melihat perbandingan kebaikan dan keburukan, agar punya panutan kepridian terhadap org2 baik yang diceritakan pada kisah2 tersebut
Agar apa? Yaitu untuk meneguhkan jiwamu, karena satu hal yg niscaya manusia akan mengalami keguncangan jiwa ketika menghadapi persoalan hidup, dengan kisa-kisah tersebut manusia bisa belajar.
  1. Aspek politik
Bagamana hubungan masyarakat dgn negara, negara hendaknya diisi org2 yg bertaqwa pd Allah SWT
  1. Proses2 tarbiyatul 'ala nafs
  • Kebersihan jiwa : jiwa bersih dr kemusyrikan
  • Silaturahim : menyambung hubungan dg mereka yg masih ada hubungan (sedarah)
Urutan2 seseorang dalam berbuat ihsan : orang tua --> kerabat dekat --> kerabat jauh --> dll cek QS An-Nisa 36 !
QS An -Nisa 40

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan berbuat curang kepada seseorang pun. Dia tidak akan mengurangi pahala atau menambahkan siksa seseorang. Bahkan akan melipatgandakan pahala orang-orang yang berbuat baik meskipun sedikit. Allah, dengan karunia-Nya, akan melimpahkan pemberian yang banyak

Allah tdk mungkin mendzalimi hambaNya bagaimana mungkin hamba bisa mendzalimi orang lain
Allah sangat menghargai kebaikan yang dilakukan oleh hambaNya,meskipun kecil.  bagaimana mungkin orang tidk bisa menghargai kebaikan orang lain
Terciptanya kebersihan jiwa : lepasnya hati dr kebergantungan pada selain Allah (kebersihan paling pokok)
QS An - Nisa 122-125
Neraka Jahannam : tempat kembali bagi pengikut langkah syetan
Sedang orang berman : iman tidak hanya di angan2 kosong TAPI diwujudkan dalam amal shalih --> maka tempat kembalinya : surga
Pahala dan keselamatan diperoleh hanya dengan adanya  iman dan amal shaleh
Barangsiapa melakukan kejahatan --> akan ada balasannya dan tdk ad penolong dan pelindung selain Allah
Brangsiapa melakukan amal shaleh sesuai kemampuannya dan beriman pada Allah dan Rasul Nya akan msuk surga dan tidak akan dikurangi derajatya sedikitpun, laki dan perempuan sama karena masing2 mempunyai tugas keagamaan sehingga berhak mendapatkan balasan kebaikan ataupun siksa kejahatannya
Dasar  erbuat baik adalah kkeyakinan yang benar, ikhlas beribadah hanya kepada Allah
Wajah, pikiran, jiwa hanya diarahkan pada Allah semata

Maka...
Kebersihan jiwa ini akan membangkitkan semangat perjuangan
Kebersihan jiwa juga akan membangkitkan semangat untuk mempertahankan kebaikan

Sebagai penutup mari kita simak QS Al-Hujurat ayat 7

Allah SWT mejelaskan salah satu bentuk jiwa yang bersih dalam surat ini.

وَلَـٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَـٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ

Tetapi Allah menjadikan orang-orang yang sempurna di antara kalian cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hati, sehingga kalian terjaga dari gemerlapnya sesuatu yang tidak patut. Allah juga menjadikan kalian benci kepada sifat mengingkari nikmat, keluar dari syariat-Nya dan melanggar perintah-Nya. Mereka itulah orang-orang yang mengetahui jalan petunjuk dan mengikutinya. Yang demikian itu adalah karunia mulia dan nikmat yang besar dari Allah kepada mereka. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu lagi Mahabijaksana dalam mengatur segala urusan




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal-hal yang mengotori hati  

Bismillahirrahmanirrahim #catatan kajian bersama Aa Gym#

Kita selalu menjaga agar baju yang kita pakai tdk kotor, agar sandal sepatu kita tidak kotor, atau motor/mobil jangan sampai kotor atau ada lecetnya Apa yang terjadi jika setelah makan ada kotoran yang mengenai jilbab/ baju kita, dan setelah bercermin ternyata noda tersebut besar adanya. Mestinya kita akan malu jika pakaian/jilbab dg kotoran yang tampak itu tetap kita pakai betemu dengan rekan-rekan kita, kita ingin menggantinya dengan yang bersih Begitu juga dengan kendaaraan kita jika ada lecet terserempet maka kita akan segera membawanya ke bengkel, meskipun mungkin lecet yang tidak seberapa , tapi tidak begitu dengan hati Kita mungkin jarang dengan begitu sungguh sungguh menjaga agar hati kita tdk kotor, agar ia tetap menjadi hati yang bersih agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kita seperti tidak menyadari ketika kita lalai dari Allah, dengan dosa berarti kita mebuat satu luka di hti yang mungkin dengan luka itu membuat…

Bagaimana Cara Hidupmu, Begitulah Nanti Cara Matimu Bagaimana Kondisi Matimu, Seperti Itu Pula Kamu Dibangkitkan Dari Kuburmu

Catatan khutbah Ust Bachtiar Nasir yang saya download ini untuk saya sendiri sangat nampol , rasanya seperti ditampar oleh sebuah kebenaran. Bagaimana tidak kita sering sekali lalai bahwa kita begitu dekat dengan kematian, bagaimana jika saat itu datang dan kita berada dalam kemaksiatan, kita berada dalam ketidak taatan kita pada Allah, kita masih terbelenggu oleh kebiasaan kebiasaan kita melalaikan waktu, dalam keingkaran kita pada semua nikmatnya, nikmat kesehatan, nikmat penglihatan, nikmat – nikmatnya yang tak terbilang, astaghfirullah
Kematian itu tidak mengenal usia teman Kematian itu sama dengan rezeki, bukan dikejar, bukan dicari, kematian itu mendatangi kita
Bertaqwalah pada Allah  dengan taqwa yang sesungguhnya JANGAN SAMBIL LALU Dunia ini penuh dengan tipu daya Kalau kita tidak bersungguh sungguh menjual diri pada Allah artinya kita telah menjual diri pada sesuatu yang semu
Manusia di dunia ini pada umumnya mencari krhidupan yang semu, dan lari dari kematian Sedangkan para mujahid…
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ 
Doa yang biasa saya baca ketika akan Qiyamul lail


Allahumma Rabba Jibriila wa Mikaaiila wa Israafiila Faathiros-samawaati wal ardhi ‘aalimal-ghaibi wasy-syahaadati anta tahkumu baina ‘ibaadika fiima kaanuu fiihi yakhtalifuuna ihdinii limakhtulifa fiihi minal-haqqi bi-idznika innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraatim-mustaqiim
“Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi.Wahai Rabb yang mengetahui hal-hal yang ghaib dan nyata. Engkau yang menghukumi (memutuskan) di antara hamba-hambaMu dalam perkara yang mereka perselisihkan. Tunjukkanlah aku, dengan seizinMu, pada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau menunjukkan jalan yang lurus bagi orang-orang yang Engkau kehendaki.”)(HR Muslim  1289)
karena sebagai manusia saya merasa bodoh bodoh di hadapan ilmunya yang sangat kaya, yang tak habis jika 7 lautan sesudah keringnya sebagai tinta dan pohon-pohon sebagai pena (QS ; 31 : 27)
bodoh kare…