Langsung ke konten utama

Rindu Ramadhan

Rasanya kangeeen banget sama suasana ramadhan
Suasana ibadah yang sangat kondusif...tiada duanya
Ibadah di ramadhan itu terasa jauh lebih ringan dilakukan
Waktu shalat berjamaahpun selalu dirindu segera datang
Shalat tarawih tiap malam, ibadah khusus yang ga ada di bulan lain
Juga... suasana qur'an yang terasa hangat
Sambil menyiapkan menu berbuka, di masjid anak-anak kecil bergatian membaca qur'an
Adeem sekali rasanya
Dan setelah shalat tarawih,giliran di masjid  di bapak-bapak tadarus hingga malam
Malamnya, menjelang sahur masjid2 sudah pada mulai banyak yg bertilawah
Suasana yang membuat semangat untuk beramal
Mau tilawaah, baca buku, shodaqoh, apa aja
Lebih terasa ringan di bulan mulia itu
Di ramadhan begitu bapak wudhu segera mau ikut berjamaah
Sekarang...terkadang nurutin  "malas" untuk segera ambil wudhu
Dan rasa sedih tertinggal berjamaahnya kemana???
Tilawah di bulan ramadhan bisa sehari minimal 2 juz, sekarang ...bertahan 1 juz per hari itu perjuangan
Seringkali tertinggal dan dan tidak tetunaikan
Hingga hari berikut harus menanggung kekurangan hari sebelumnya
Terkadang sekali dua kali memaafkan diri dengan tiidak bersungguh2 dengan apa yang sudah menjadi komitmen dan janji
Bisikan2 mengganggupun terasa sekali sekarang
Ia membisik2an agar kita malas untuk ibadah
Ia membisik2an agar tujuan/niat melenceng dari yang seharusnya
Ia membisik2an biar kita larut dalam kesenangan
Ia membisik2an biar kita terus membuang waktu dengan hal yang ga bermanfaat bagi akhirat kita
Rasanya ingin meninjunya saja
Ketika ia datang menghampiri
Ingin mengikatnya, biar terikat seperti ketika di bulan suci
Dan dengan keras meneriakinya ...Diaammm!!!!
Dan yang beda bgt di ramadhan adalah,
(Kalau yang ini menjadi berbeda jadi kurang enak sebenernya hehe)
suasana shalat malam yang biasanya di luar ramadhan hening,
Kalau di ramadhan terganggu dengan suara2 orang membangunkan sahur  haha
Sejak jam 03.00 di mushalla2 bergantian sana-sini menggunakan speakermembangunkan orang2 
,,,shalatpun kurang syahdu rasanya ^^"
Tapi gpp, detik malam ramadhan pasti tetep beda nilainya kan
Ramadhan...kangen banget bisa ada di dalamnya lagi

Hayolah yun..jangan jadi hamba Ramadhan!!!!
Ramadhan itu milik Allah, dan kamu hamba Allah
Kemarin ibadahnya ke Allah, yang sekarang juga ke Allah..ga ada yang berbeda
Hhh..Ingaat yun ..salah satu indikasi diterimanya amal adalah adanya keberlangsungan amal itu setelah ia selesai ditunaikan
amal yang ga mandeg berhenti, tapi akan hidup dan diamalkana selalu seterusnya


Ah Ramadhan
Sungguh2 sangat kangen ada di dalamnya T.T




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal-hal yang mengotori hati  

Bismillahirrahmanirrahim #catatan kajian bersama Aa Gym#

Kita selalu menjaga agar baju yang kita pakai tdk kotor, agar sandal sepatu kita tidak kotor, atau motor/mobil jangan sampai kotor atau ada lecetnya Apa yang terjadi jika setelah makan ada kotoran yang mengenai jilbab/ baju kita, dan setelah bercermin ternyata noda tersebut besar adanya. Mestinya kita akan malu jika pakaian/jilbab dg kotoran yang tampak itu tetap kita pakai betemu dengan rekan-rekan kita, kita ingin menggantinya dengan yang bersih Begitu juga dengan kendaaraan kita jika ada lecet terserempet maka kita akan segera membawanya ke bengkel, meskipun mungkin lecet yang tidak seberapa , tapi tidak begitu dengan hati Kita mungkin jarang dengan begitu sungguh sungguh menjaga agar hati kita tdk kotor, agar ia tetap menjadi hati yang bersih agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kita seperti tidak menyadari ketika kita lalai dari Allah, dengan dosa berarti kita mebuat satu luka di hti yang mungkin dengan luka itu membuat…

Bagaimana Cara Hidupmu, Begitulah Nanti Cara Matimu Bagaimana Kondisi Matimu, Seperti Itu Pula Kamu Dibangkitkan Dari Kuburmu

Catatan khutbah Ust Bachtiar Nasir yang saya download ini untuk saya sendiri sangat nampol , rasanya seperti ditampar oleh sebuah kebenaran. Bagaimana tidak kita sering sekali lalai bahwa kita begitu dekat dengan kematian, bagaimana jika saat itu datang dan kita berada dalam kemaksiatan, kita berada dalam ketidak taatan kita pada Allah, kita masih terbelenggu oleh kebiasaan kebiasaan kita melalaikan waktu, dalam keingkaran kita pada semua nikmatnya, nikmat kesehatan, nikmat penglihatan, nikmat – nikmatnya yang tak terbilang, astaghfirullah
Kematian itu tidak mengenal usia teman Kematian itu sama dengan rezeki, bukan dikejar, bukan dicari, kematian itu mendatangi kita
Bertaqwalah pada Allah  dengan taqwa yang sesungguhnya JANGAN SAMBIL LALU Dunia ini penuh dengan tipu daya Kalau kita tidak bersungguh sungguh menjual diri pada Allah artinya kita telah menjual diri pada sesuatu yang semu
Manusia di dunia ini pada umumnya mencari krhidupan yang semu, dan lari dari kematian Sedangkan para mujahid…
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ 
Doa yang biasa saya baca ketika akan Qiyamul lail


Allahumma Rabba Jibriila wa Mikaaiila wa Israafiila Faathiros-samawaati wal ardhi ‘aalimal-ghaibi wasy-syahaadati anta tahkumu baina ‘ibaadika fiima kaanuu fiihi yakhtalifuuna ihdinii limakhtulifa fiihi minal-haqqi bi-idznika innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraatim-mustaqiim
“Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi.Wahai Rabb yang mengetahui hal-hal yang ghaib dan nyata. Engkau yang menghukumi (memutuskan) di antara hamba-hambaMu dalam perkara yang mereka perselisihkan. Tunjukkanlah aku, dengan seizinMu, pada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau menunjukkan jalan yang lurus bagi orang-orang yang Engkau kehendaki.”)(HR Muslim  1289)
karena sebagai manusia saya merasa bodoh bodoh di hadapan ilmunya yang sangat kaya, yang tak habis jika 7 lautan sesudah keringnya sebagai tinta dan pohon-pohon sebagai pena (QS ; 31 : 27)
bodoh kare…