Langsung ke konten utama

shalat yang baik ---> orang yang beruntung

Islam adalah agama yang sempurna, agama yang bisa  menghantarkan manusia untuk hidup tenang, hidup damai, hidup bahagia di dunia yang sangat sebentar ini dan akhirat, kehidupan yang sebenarnya
Agama islam bisa menghantarkan kita ke sana, islam menjadi pedoman yang tepat untuk manusia mencapai tujuan hakiki dari kehidupannya

Hal yang ada dalam agama islam yang sempurna ini, dan tidak ada dalam kepercayaan2 lain adalah shalat.
Shalat lima waktu dalam 24 jam, waktu subuh, waktu duhur, ashar, maghrib dan waktu isya tidak hanya menjadi sebuah perintah Allah yang tanpa arti, tapi memiliki makna penting dari keislaman seseorang. Maka, shalat 5 waktu yang hukumnya wajib ini, menjadi salah satu dari rukun islam.
Allah SWT memberikan kita kesempatan hinga 5 kali dalam sehari untuk bisa berkomunikasi sedekat mungkin dengan Nya, tidak melalui perantara, tapi berkomunikasi secara langsung.
tidak hanya itu, ada shalat2 sunnah yang bisa kita jalankan untuk menambah jumlah pertemuan kita dengan Allah, shalat dhuha,, shalat rawatib dan qiyamul lail menjadi rutinitas yang berat untuk ditinggalkan bagi mereka yang ingin selalu merasa dekat dengan Allah SWT.

Shalat mengajarkan kita banyak hal, salah satunya kedisiplinan. Saya yakin, seorang yang baik shalatnya, akan baik di semua hal. Seorang yang sukses dalam hidupnya memang bukan jaminan ia baik dalam shalatnya,,tapi seorang yang baik shalatnya inshaa Allah akan sukses hidupnya (ini definisi suksesnya menurut saya)

Kita bisa menilai ke diri kita masing-masing,,ketika banyak pekerjaan-pekerjaan belum terselesaikan, target2 ibadah yang keteter tidak seperti biasanya, tidak hadir di majelis pekanan, atau tidak bisa mengisi kajian, coba kita evaluasi, kita nilai diri kita,,gimana shalat kita  (ini ngomong diri sendiri  -___-)

hal jazaul ihsan illal ihsan
tidak ada balasan kebaikan kecuali  kebaikan pula

satu amalan akan dibonusi amalan lainnya, shalat kita baik, nanti tiwalah juga inshaa Allah baik, nanti kita akan merasa tangan Allah sangat dekat,,kita akan sering mendapatkan peluang amal yang lebih,,annggap saja itu peluang surga dari Allah : ) (aamiin)

memang tidak mudah menjaga amal agar selalu baik, syuuliit kawaan,,tapi kita harus terus berusaha ^0^
semangaaaaDDD
doakan saya ya,,agar bisa terus meningkatkan kuantitas dan kualitas (yang paling penting) amal saya
yang pengeeeen bangett,,saya pengen shalat bisa khusuk (artinya selama ini?????)
hehe..begitulah, saya merasa belum khusuk,,karena diluar shalat saja masih begini..inget tulisan --> ini


bukankah shalat itu jadi cerminan bagaimana seseorang di luar shalatnya?
ustad syatori

:')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal-hal yang mengotori hati  

Bismillahirrahmanirrahim #catatan kajian bersama Aa Gym#

Kita selalu menjaga agar baju yang kita pakai tdk kotor, agar sandal sepatu kita tidak kotor, atau motor/mobil jangan sampai kotor atau ada lecetnya Apa yang terjadi jika setelah makan ada kotoran yang mengenai jilbab/ baju kita, dan setelah bercermin ternyata noda tersebut besar adanya. Mestinya kita akan malu jika pakaian/jilbab dg kotoran yang tampak itu tetap kita pakai betemu dengan rekan-rekan kita, kita ingin menggantinya dengan yang bersih Begitu juga dengan kendaaraan kita jika ada lecet terserempet maka kita akan segera membawanya ke bengkel, meskipun mungkin lecet yang tidak seberapa , tapi tidak begitu dengan hati Kita mungkin jarang dengan begitu sungguh sungguh menjaga agar hati kita tdk kotor, agar ia tetap menjadi hati yang bersih agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kita seperti tidak menyadari ketika kita lalai dari Allah, dengan dosa berarti kita mebuat satu luka di hti yang mungkin dengan luka itu membuat…

Bagaimana Cara Hidupmu, Begitulah Nanti Cara Matimu Bagaimana Kondisi Matimu, Seperti Itu Pula Kamu Dibangkitkan Dari Kuburmu

Catatan khutbah Ust Bachtiar Nasir yang saya download ini untuk saya sendiri sangat nampol , rasanya seperti ditampar oleh sebuah kebenaran. Bagaimana tidak kita sering sekali lalai bahwa kita begitu dekat dengan kematian, bagaimana jika saat itu datang dan kita berada dalam kemaksiatan, kita berada dalam ketidak taatan kita pada Allah, kita masih terbelenggu oleh kebiasaan kebiasaan kita melalaikan waktu, dalam keingkaran kita pada semua nikmatnya, nikmat kesehatan, nikmat penglihatan, nikmat – nikmatnya yang tak terbilang, astaghfirullah
Kematian itu tidak mengenal usia teman Kematian itu sama dengan rezeki, bukan dikejar, bukan dicari, kematian itu mendatangi kita
Bertaqwalah pada Allah  dengan taqwa yang sesungguhnya JANGAN SAMBIL LALU Dunia ini penuh dengan tipu daya Kalau kita tidak bersungguh sungguh menjual diri pada Allah artinya kita telah menjual diri pada sesuatu yang semu
Manusia di dunia ini pada umumnya mencari krhidupan yang semu, dan lari dari kematian Sedangkan para mujahid…
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ 
Doa yang biasa saya baca ketika akan Qiyamul lail


Allahumma Rabba Jibriila wa Mikaaiila wa Israafiila Faathiros-samawaati wal ardhi ‘aalimal-ghaibi wasy-syahaadati anta tahkumu baina ‘ibaadika fiima kaanuu fiihi yakhtalifuuna ihdinii limakhtulifa fiihi minal-haqqi bi-idznika innaka tahdii man tasyaa-u ilaa shiraatim-mustaqiim
“Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi.Wahai Rabb yang mengetahui hal-hal yang ghaib dan nyata. Engkau yang menghukumi (memutuskan) di antara hamba-hambaMu dalam perkara yang mereka perselisihkan. Tunjukkanlah aku, dengan seizinMu, pada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau menunjukkan jalan yang lurus bagi orang-orang yang Engkau kehendaki.”)(HR Muslim  1289)
karena sebagai manusia saya merasa bodoh bodoh di hadapan ilmunya yang sangat kaya, yang tak habis jika 7 lautan sesudah keringnya sebagai tinta dan pohon-pohon sebagai pena (QS ; 31 : 27)
bodoh kare…